Pura Tanah Lot

Menikmati Keindahan Pura Tanah Lot

Nama Tanah Lot tentunya tak asing bagi para wisatawan yang telah berulang kali datang ke Bali. Jangankan yang telah datang berulang kali, masyarakat yang berada di luar wilayah Bali pun sudah sering mendengar nama objek wisata sangat indah ini entah dari televisi, koran, internet, cerita teman, dsb. Tanah Lot memang menyajikan keindahan alam yang menakjubkan yang sulit untuk menemukan tandingannya.

Tanah-Lot1 Tanah-Lot2 Tanah-Lot3 Tanah-Lot4 Tanah-Lot5-e1308482835343 Tanah-Lot6-e1308482975761

Pura Tanah Lot

Di Tanah Lot ada bangunan pura yang didirikan pada abad ke-15 M dimasa Pedanda Bawu Rawuh atau Danghyang Nirartha yang berasal dari Kerajaan Majapahit. Ketika itu, penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben dikabarkan iri terhadap kesaktian Danghyang Nirartha yang mampu menaklukkan dan membuat simpati masyarakat Bali. Lantas Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirirtha untuk meninggalkan tanah Bali. Beliau pun menyanggupi, namun sebelum ia meninggalkan Tanah Lot, dengan kekuatan dan kekuasaannya ia memindahkan sebuah bongkahan batu besar ke tengah pantai dan membangun pura disana.

Danghyang Nirirtha juga merubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Sampai kinipun ular- tersebut masih ada, dimana secara ilmiah ular tersebut termasuk ular laut yang memiliki ciri-ciri fisik seperti berekor pipih laiknya ikan, berwarna hitam dan memiliki belang kuning di tubuhnya, serta racunnya yang tiga kali lebih mematikan dibandingkan racunnya ular kobra.

Keindahan pura ini tak terlukiskan karena pura ini terletak di tengah laut atau terpisah dari daratan. Di sekitar pura ini terdapat beberapa pura lainnya yang berukuran lebih kecil, diantaranya adalah pura Pekendungan. Dibagian barat terdapat mata air tawar yang dianggap suci oleh Umat Hindu. Sementara dibagian bawahnya terdapat beberapa gua dimana didalamnya hidup banyak ular berukuran besar, sedang maupun kecil dengan aneka warna. Meski demikian ular-ular tersebut tak berbahaya apabila tidak diganggu oleh pengunjung yang datang. Kalau air laut surut maka pengunjung bisa langsung mendatangi pura untuk bersembahyang atau sekadar menikmati keindahan pantai. Namun kalau air laut sedang pasang, maka pura akan nampak seperti perahu yang terapung diatas air.

Lokasi

Objek wisata Pura Tanah Lot ini terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Atau sekitar 13 km dari Kota Tabanan yang bisa ditempuh dengan 10-15 menit saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: