Pura Pagulingan

Merefleksi Diri di Pura Pagulingan

Banyak sekali terdapat pura di Bali. Tujuan didirikannya pura-pura tersebut pada awalnya sebagai tempat untuk menyucikan diri para raja Hindu Bali dan menjauhkan dari godaan dan syahwat dunia. Alam Bali semakin berkembang dan merevolusi dirinya sehingga menyentuh peradaban modern dimana simbol-simbol keagamaan tak lagi sebagai tempat peribadatan an sich, sekaligus juga sebagai lokasi wisata relijius yang diyakini bisa mengobati kegersangan ragawi, pun juga bathiniyah.

 pura-pagulingan2 pura-pagulingan3

pura-pagulingan4pura-pagulingan

pura-pagulingan5 pura-pagulingan6

Salah satu pura yang kemudian “memamahbiakkan fungsinya” yaitu Pura Pagulingan yang terdapat di Gianyar. Di lingkungan pura ini terdapat sisa-sisa bangunan berbentuk stupa besar yang berbentuk segi delapan. Mengapa stupa banyak terdapat di lingkungan pura? Sudah menjadi keniscayaan bahwa stupa merupakan simbol pemujaan karena dipercaya sebagai tempat bersemayamnya para dewa yang Agung.

Pemandangan Sekitar

Bukan Bali namanya kalau di setiap sudut daerahnya, dimanapun itu, tak memberikan keindahan alamnya. Demikian halnya dengan keindahan sekitar di lingkungan Pura pagulingan ini. Keadaan sekitarnya sangat indah, posisinya berdekatan dengan Istana Kepresidenan Tampaksiring, serta lokasinya yang sangat strategis membuat banyak wisatawan yang menyempatkan diri berkunjung ke Pura Pagulingan. Lingkungan pura ini sempat tak diketahui rimbanya dan baru sekitar tahun 1983 ini diketemukan kembali berkat bantuan pemong desa setempat.

Pengamatan dan penggalian penyelamatan yang dilakukan oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Bali berhasil menemukan sisa-sisa bangunan berupa stupa besar yang kakinya berbentuk segi delapan. Temuan lainnya yang sangat penting ialah sejumlah materi tanah liat yang memuat mantra Agama Budha. Beruntung peninggalan yang sarat nilai historis ini bisa ditemukan kembali, namun bukan berarti pihak berwenang cukup berhenti sampai disitu. Diperlukan komitmen untuk menjaga dan melestarikan Pura Pagulingan ini supaya tak lagi menghilang dan atau rusak.

Lokasi

Lingkungan Pura Pegulingan ini terletak di, tidak jauh di sebelah Timur lingkungan Pura Tirta Empul Tampaksiring dan dekat dari jalan jurusan Kintamani. Jarak dari kota Gianyar 16 Km dan dari kota Denpasar 38 Km.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: