Desa Wisata Batubulan

Desa Wisata Batubulan
Kabupaten Gianyar – Bali – Indonesia
Desa Wisata Batubulan

Tari Pendet

Kabupaten Gianyar merupakan salah satu daerah tujuan wisata di Pulau Bali yang memiliki daya tarik kesenian yang unik. Satu di antara sentra kesenian di kabupaten ini terletak di Desa Wisata Batubulan yang mempunyai pusat-pusat kesenian patung dan ukiran yang cukup kondang di kalangan turis domestik maupun mancanegara. Desa wisata ini juga dikenal sebagai tempat penyelenggaraan berbagai seni pertunjukan khas Bali, seperti Tari Kecak, Tari Barong, serta Tari Legong.

Asal-muasal Batubulan, konon, bermula dari cerita Dewa Agung Kalesan, seorang anak angkat Raja Badung yang setelah dewasa diberi kemurahan oleh Raja Badung untuk mendirikan istana di tengah hutan. Bersama para pengikutnya, Dewa Agung Kalesan kemudian berangkat menuju hutan di bagian timur Kerajaan Badung. Sesampainya di perbatasan hutan, Dewa Agung Kalesan melihat sebuah batu yang bercahaya seperti bulan. Tempat ini kemudian dinamakan batubulan, dan di tempat tersebut Dewa Agung Kalesan membangun istananya.

Desa dengan luas sekitar 6.422 kilometer persegi ini merupakan desa yang unik karena sebagian besar penduduknya memiliki keahlian membuat patung dan ukiran. Kemampuan tersebut diwariskan secara turun temurun dan tetap berkembang hingga sekarang. Oleh karena pesatnya keahlian penduduk desa ini, maka di sepanjang jalan yang membelah Desa Batubulan terdapat berbagai galeri dan toko kesenian (art shop) yang menjual karya seni maupun kerajinan.

Sebagai sebuah wilayah administratif, Desa Batubulan terbagi ke dalam tiga desa adat, antara lain Desa Adat Tegaltamu, Desa Adat Jero Kuta, dan Desa Adat Dlod Tukat. Tiap desa adat tersebut masih terbagi lagi ke dalam beberapa banjar (satuan adat yang berfungsi untuk mengelola pertanian). Beberapa banjar, di samping mengelola pertanian, juga memiliki kelebihan karena mampu menyajikan seni pertunjukan yang diminati oleh wisatawan, misalnya Banjar Denjalan (di Desa Adat Jero Kuta) dan Banjar Tegehe (di Desa Adat Dlod Tukat) yang mempertunjukkan Tari Kecak, Barong, dan Legong.

Wisatawan yang mengunjungi Pulau Bali kerap mengasosiasikan Desa Batubulan sebagai penghasil benda-benda seni patung dengan bahan dasar batu. Anggapan ini tentu tidak keliru, karena di desa ini wisatawan dapat dengan mudah menjumpai galeri dan art shop yang memajang beraneka patung, seperti Ganesha, Buddha, para dewa dan dewi, para pahlawan, serta bentuk-bentuk patung lainnya yang lebih modern. Tak hanya itu, di desa ini juga banyak para pengrajin ukir-ukiran dari kayu serta kerajinan-kerajinan dari bambu. Selain dijual di tempat, hasil karya masyarakat Desa Batubulan itu telah diekspor ke berbagai negara sebagai hiasan pelengkap taman, kantor, serta hotel.

Desa ini juga memiliki lokasi tetap pertunjukan kesenian yang khusus disajikan untuk wisatawan, antara lain di Banjar Dejalan, Pura Puseh, Jalan Tahak SMKI (Sekolah Menengah Karawitan Indonesia), serta di Banjar Tagehe. Pertunjukan seni meliputi Tari Barong, Tari Kecak, dan Tari Legong. Untuk Tari Barong, pertunjukan biasanya diadakan setiap hari, yaitu dimulai pada jam 9.30 WITA, sementara untuk Tari Kecak dipentaskan pada jam 18.30 WITA. Untuk mendukung berbagai keunggulan di bidang kesenian dan memantapkan citra Batubulan sebagai desa seni dan wisata, di desa ini telah dibangun berbagai sekolah kejuruan di bidang kesenian, misalnya Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR), Sekolah Menengah Industri Kerajinan (SMIK), serta Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI).

Desa Batubulan adalah bagian wilayah administratif Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Propinsi Bali, Indonesia. 

Desa Batubulan merupakan jalur perlintasan strategis antara Denpasar—Kota Gianyar. Batubulan boleh dibilang merupakan pintu gerbang paling barat dari Kabupaten Gianyar (berjarak sekitar 25 km arah barat Kota Kabupaten Gianyar) dan sekaligus pintu masuk menuju kawasan Bali bagian timur dari arah Kota Denpasar. Jalur yang melintasi Desa Batubulan terbilang cukup ramai karena merupakan jalur menuju Kintamani maupun Ubud, sehingga wisatawan yang ingin menuju Kintamani atau Ubud dapat mampir di desa ini untuk menyaksikan pertunjukan kesenian maupun kreasi seni ukir dan patung karya seniman lokal.

Dari Kota Denpasar, Batubulan berjarak sekitar 10 km atau membutuhkan waktu sekitar 15 menit menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum (taksi/mobil carteran). Sementara, jika wisatawan memulai perjalanan dari Pantai Kuta maupun kawasan Nusa Dua, dibutuhkan waktu + 45 menit.  

Untuk memasuki desa wisata ini wisatawan tidak dipungut biaya. Hanya saja, apabila wisatawan ingin menyaksikan pertunjukan kesenian, seperti Tari Kecak maupun Tari Barong, maka wisatawan akan dikenai bea tiket

Wisatawan dapat menyewa jasa penyedia travel untuk memudahkan perjalanan wisata ke desa ini. Penyedia jasa travel umumnya telah memiliki jadwal tetap tiap pertunjukan kesenian di Desa Batubulan maupun jadwal kunjungan ke berbagai art shop yang ada di desa ini.

Kecuali menyaksikan pertunjukan tari, salah satu agenda wisata yang biasa dilakukan oleh wisatawan di desa ini adalah berbelanja aneka cenderamata yang dijual oleh toko-toko suvenir maupun galeri seni yang ada di sepanjang jalan Desa Batubulan. Benda-benda seni seperti patung maupun ukiran merupakan cenderamata khas dari desa ini

5 Responses to “Desa Wisata Batubulan”

  1. grosiran pakaian anak Says:

    good info.. thanks

  2. febrian niko Says:

    nice artikel klo ga berkeratan saya copy ya

  3. astho Says:

    bai, ya siapa lagi yang menandingi… layak dikunjungi sih wajar aja..😉

  4. amos Says:

    ak selalu bawa romb tour lihat barong di sini. lucu, kocak dan bikin geeer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: